Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Headline » Gunadi Sindhuwinata Sangat Layak Diberikan Tanda Jasa Oleh Pemerintah Indonesia

Gunadi Sindhuwinata Sangat Layak Diberikan Tanda Jasa Oleh Pemerintah Indonesia

(244 Views) September 3, 2019 1:57 am | Published by | No comment

Yogyakarta – SUARA JAKARTA NEWS – Nama seorang Gunadi Sindhuwinata di jagat otomotif Nusantara sudah tidak asing lagi.

Debutnya di sektor Ekonomi khususnya bidang Industri otomotif sudah teruji bagus selama beberapa dekade, baik dari era pemerintahan Soeharto sampai era Jokowi.

Tangan dingin nya dalam menangani sektor tersebut sangat luar biasa dan Mumpuni serta tidak diragukan lagi.

Sampai sampai beberapa teman menjulukinya Orang Sakti pelopor mobil nasional, ketika Gunadi sukses mempelopori proyek mobnas yang dia ciptakan pada tahun 1990 yang populer dikenal dengan sebutan MR 90.

Bagaimana tidak, ditengah banjirnya mobil import dari luar negri yang teknologinya sangat maju Gunadi berani bersaing dengan memberikan ide dan gagasan mobil rakyat yang terjangkau dengan daya beli masyarakat pada saat itu.

Pria Alumni Jerman lulusan tahun 1976 jurusan Mechanikal Engineering, dan bergelar Doktor pada tahun 1982 di University Suttgart Jerman ini berhasil di boyong ke Indomobil Sukses Makmur TBK oleh Subronto Laras Presiden Komisaris perusahaan raksasa mobil di Indonesia.

Gunadi juga banyak menduduki beberapa posisi penting di perusahaan besar di Indonesia seperti PT INDOMOBIL SUKSES INTERNASIONAL TBK, PT WAHANA WIRAWAN, PT RODA MAS MAKMUR MOTOR, PT WAHANA INTI CENTRAL MOBILINDO, PT INDOMOBIL PRIMA NIAGA, PT INDOBUANA AUTO RAYA, PT NATIONAL ASSEMBLERS, PT UNICOR PRIMA MOTOR, PT INDOMOBIL MULTI TRADA, PT INDOMURAYAMA PRESS & DIES INDUSTRIES dan menduduki jabatan sebagai Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor dan aktiv juga di beberapa organisasi masyarakat PSMTI.

Gunadi bukan saja hanya sebagai teman bagi penulis tapi juga dipandang sebagai sang Mentor dan Guru dengan Etos Kerjanya yang luar biasa.

Bayangkan saja, dengan keadaan sakit yang lumayan parah Gunadi masih mau memimpin rapat kecil dengan penulis dan beberapa teman teman lainnya dengan kondisi tidur berbaring, supaya semua kegiatan teman teman tidak terhambat dengan keadaan kesehatannya, kata Gunadi, sungguh luar biasa….

Gunadi  menderita Penyakit Kanker dan mengalami sakit gangguan pernafasan sejak pulang dari kunjungannya ke Jerman untuk melihat sang cucu tercintanya, kesehatannya Drop dan akhirnya menghembuskan nafas terahkirnya pada hari Selasa pada tanggal 3 September 2019 jam 16.40 Waktu Indonesia Bagian Barat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Gunadi akan disemayamkan di Rumah Duka Sentosa RSPAD Senen ruang CEF.

Gunadi Sindhuwinata memang sudah menghembuskan Nafasnya yang terakhir, tapi jasa dan karya karyanya di bidang industri Otomotif Nusantara akan terus ada dan dikenang sepanjang masa.

Sekali lagi bangsa Indonesia kehilangan “Salah Satu Putra” terbaiknya yang sudah ikut serta mengisi sejarah panjang Industri Otomotif untuk kemajuan Teknologi di Negara Tercinta ini.

Kepergiannya di Usia 72 tahun memang sangat disayangkan oleh semua pihak, baik Dalam Negri maupun Luar Negri, mengingat dari berbagai debut hasil karyanya untuk negeri tercinta ini.

Karena jasa jasanya dan Debutnya itu, Penulis menghimbau Pemerintah Supaya Sang Gunadi Sindhuwinata diberikan Tanda Jasa atas Karyanya selama ini dalam Mengisi teknologi dalam negeri, karena memang almarhum sangat layak diperlakukan seperti itu oleh Pemerintah Indonesia.

Selamat jalan Saudaraku, Guruku, Mentorku Tercinta…

Perkenalan kita walau singkat tapi sangat penuh makna untuk menambah wawasan penulis…

Sampai Jumpa Lagi di Alam yang Sama Saudaraku Tercinta, Anda sudah memenangkan Perjuangan ini, Tenanglah Kau Disana…Disisi Allah Bapa yang Maha Kuasa…

Amin…

Ditulis Oleh : Lucky Harijadi Elias ( Ketua DPD DKI Jakarta Persatuan Jurnalis Indonesia )

Categorised in:

No comment for Gunadi Sindhuwinata Sangat Layak Diberikan Tanda Jasa Oleh Pemerintah Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *