Menu Click to open Menus
Home » Hukum & Kriminal » DPO 3 Bulan Akhirnya Tertangkap

DPO 3 Bulan Akhirnya Tertangkap

(57 Views) September 19, 2019 4:28 am | Published by | No comment

Malut – SUARA JAKARTA News –  Pelarian FU alias Fitriyani, tersangka kasus dugaan korupsi DD dan ADD 2016 berakhir pada Rabu (12/9) lalu.

Mantan bendahara Desa Fagudu, Kecamatan Sanana itu ditangkap di Jalan Durian, Kampung Jalo, Kecamatan Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara setelah 3 bulan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO)

Penangkapan Fitriyani (32) tahun, bermula dari informasi masyarakat yang mengaku melihat Fitriyani tengah berada di Kampung Jalo.

Warga yang melihat, langsung menelpon nomor polisi yang tertera dalam kertas DPO yang disebar.

Polres Kepsul usai mendapat informasi langsung bergerak cepat dengan mengontak Polres Kendari agar melakukan pemantauan sesuai laporan dari masyarakat.

Benar saja Polisi melihat perempuan yang ciri-cirinya sesuai dengan DPO Polres Kepsul.

”Petugas kita yang dipimpin KBO Reskrim langsung bertolak ke Kendari, ”kata Kapolres Kepsul AKBP Tri Yulianto melalui konferensi persnya di Markas Polres Kepsul, Senin (16/9).

Tiba di Kendari, lanjut Kapolres Polisi langsung membentuk tim bersama Polres Banggai menuju ke desa tersebut.

Saat dilokasi, petugas melihat perempuan berkulit putih itu berboncengan motor dengan salah satu kerabatnya hendak menuju ke acara pesta.

Tak menunggu lama, target yang sudah di depan mata langsung dibekuk. ”Jadi penangkapannya itu sekitar pukul 8 malam, ”kata Tri.

Polisi lalu menggelandang tersangka ke Polres Kendari, dari hasil penggeledahan, petugas menemukan KTP baru milik tersangka yang merubah alamatnya di Desa Wandoka, Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulteng.

Menurut Tri, selama pelarian tersangka berpindah-pindah antara daerah mulai dari Jakarta, NTT, dan Wakatobi.

Untuk membiayai hidupnya kata Tri, tersangka menggunakan dana DD 2019. ”Kemudian kita langsung bawa ke Sanana untuk pemeriksaan lanjutan, ”jelasnya.

Perwira dua melati itu mengungkapkan, saat ini penyidik telah memeriksa 37 orang sebagai saksi, baik saksi ahli, dari Pemda maupun perangkat desa serta masyarakat.

Pihaknya juga telah mengamankan 64 dokumen sebagai barang bukti. ”Sekarang kita tinggal melengkapi petunjuk jaksa untuk tahap dua, ”jelasnya.

Tri mengatakan, selain kasus dugaan korupsi, Fitriyani juga diadukan oleh mantan Kades Fagudu Mubir Fataruba atas dugaan penggelapan DD senilai Rp 500 juta.

”Jadi kasusnya ada dua LP (Laporan Polisi) kasus dugaan korupsi dan penggelapan, ”bebernya.

Kasat Reskrim Polres Kepsul Iptu Paultri Yustiam mengaku, seluruh uang yang diduga bersumber dari DD telah habis terpakai.

Disinggung soal belum dilakukan penahanan terhadap mantan Kades yang juga terseret kasus yang sama, menurut Paultri, tersangka kooperatif selama pemeriksaan.

”Sehingga saat penggeledahan kita tidak temukan uangnya lagi, ”pungkasnya.

Dalam kasus ini Polisi menetapkan mantan Kades Fagudu MF bersama FU sebagai tersangka.

Mereka dijerat pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 juncto pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999 telah diperbaharui dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang, pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun, denda paling banyak 1 miliar.

Reporter : Dino

Categorised in:

No comment for DPO 3 Bulan Akhirnya Tertangkap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *